3 Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Individu Suka Menolong

Blogyudi.com – Anak-anak menjalani hidupnya tidak seorang diri, ia membutuhkan kehadiran orang tua, teman, guru, saudara dan sosok-sosok lainnya di masyarakat. Dengan demikian saat anak sedih atau mengalami kesulitan ia tidak merasa sendiri.

Di kutip dari laman resmi Sahabat Keluarga Kemendikbud, Titi Anisatul Laely, dosen Institut Agama Bakti Negara mengatakan agar anak memiliki rasa peka dan hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya maka salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mengasah karakter peduli sosial.

Dengan memiliki rasa peduli sosial maka dapat menumbuhkan kebersamaan dan kerukunan, terjalin hubungan batin yang akrab dan menghilangkan batas pemisah antara si kaya dan si miskin. Selain itu, kondisi pertemanan menjadi lebih harmonis, menghilangkan perasaan sombong, iri, dan dengki.

Baca juga : Manfaat Shalat Dhuha

Dengan karakter tersebut kepercayaan diri anak meningkat dan mudah berkomunikasi, bekerjasama dengan orang lain, senang membantu/menolong, bersedekah dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan demikian, lingkungan sekitarpun akan merespon hal positif seperti, menghargai kehadiran anak dan tidak akan segan membantu jika anak membutuhkan pertolongan.

Berikut ini 3 cara yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak memiliki rasa peduli sosial yang tinggi, yang kami rangkum dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud.

Mengunjungi Lembaga Sosial

Mengunjungi tempat lembaga sosial, seperti rumah yatim piatu, rumah singgah anak-anak jalanan bisa dilakukan sejak anak masih duduk di bangku Sekolah Dasar, SMP hingga SMA.

Mengajak anak mengunjungi lembaga sosial selain mengasah rasa empati, menghargai apa yang ia miliki juga membuka wawasan anak bahwa banyak orang-orang yang tidak seberuntung dirinya.

Baca juga : Hikmah Silaturahmi dalam Kehidupan Sehari-hari

Mengenalkan Sosok Pahlawan

Sosok pahlawan perlu dikenalkan agar anak memiliki sosok yang dijadikan contoh teladan. Pahlawan di sini tidak harus mereka yang gugur di medan perang, namun bisa orang-orang yang menginspirasi. Misalnya: sosok relawan yang peduli bencana, relawan yang menjaga lingkungan dengan cara menanam pohon, guru muda atau dokter muda yang bertugas ke daerah pedalaman.

Mengajak Anak Mengikuti Kegiatan Sosial

Setelah anak kenal dengan sosok yang menginspirasi, mulailah mengajak anak mengikuti kegiatan yang sederhana namun memberikan makna yang dalam, seperti mengikuti kegiatan bakti sosial, membiasakan anak melakukan sedekah, bisa di masjid, yatim piatu atau bentuk-bentuk kegiatan sosial lainnya.

Selain mengajaknya, berikan pemahaman apa makna sedekah dan berbagi yang ia lakukan. Misalnya, sedekah dapat membantu orang lain agar dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, seperti makan, memiliki pakaian atau membangun rumah untuk anak-anak yatim. Dengan demikian diharapkan anak mengetahui dan memahami makna dari kegiatan sosial yang dilakukannya.

Itulah 3 Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Individu Suka Menolong, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang berusaha mendidik buah hati tercintanya.

Baca juga : Warisan dan Tata Cara Pembagiannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.