5 Kiat Jitu Mencegah Stunting Pada Anak, Calon Ibu Harus Tahu!

Blogyudi.com – Stunting merupakan sebuah kondisi yang sering dialami oleh anak balita. Stunting atau gizi buruk dapat ditandai, yaitu dengan kurangnya tinggi badan seorang anak dibandingkan dengan rata-rata tinggi badan anak seusianya.

Selain menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting juga akan membuat berbagai resiko yang lainnya. Salah satunya adalah gangguan kecerdasan, lambat berbicara, dan juga kesulitan dalam belajar.

Tidak hanya itu, stunting juga akan mempengaruhi si kecil ketika beranjak dewasa.  Karena kondisi tersebut dapat menimbulkan beberapa resiko penyakit kronis lainnya. Mulai dari diabetes, hipertensi hingga obesitas. Meskipun termasuk dalam kondisi yang tidak dapat diobati, namun stunting ternyata dapat dicegah sejak dini. Simak beberapa tips berikut ini:

Baca juga : 5 Cara Cek Laptop Bekas Yang Benar Agar Tidak Tertipu

  1. Penuhi Kebutuhan Gizi Saat Hamil

Mencegah stunting dapat dilakukan sejak dini, bahkan semenjak anak masih didalam kandungan. Caranya adalah tentu saja dengan dengan memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.

Untuk mencegah bayi terkena stunting, ibu hamil harus mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Zat besi dan asam folat merupakan nutrisi yang harus dipenuhi selama masa kehamilan. Keduanya dapat diperoleh dari konsumsi daging, sayur hijau dan juga buah-buahan.

  1. Lakukan IMD Dan Berikan ASI Ekslusif

Sesaat setelah bayi lahir, lakukan IMD atau Inisiasi Menyusu Dini. Dengan melakukan IMD, maka akan membuat si kecil mendapatkan kolostrum yang terdapat pada tetesan ASI yang pertama. Kolostrum ini mengandung banyak sekali nutrisi yang sangat baik untuk daya tahan tubuh bayi, lho.

Selain melakukan IMD, sebaiknya Anda juga memberikan ASI ekslusif pada si buah hati. Memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan membuat nutrisi tubuh si kecil menjadi terpenuhi. Sehingga akan terhindar dari resiko kekurangan gizi, sekaligus mencegah stunting.

Baca juga : Tips Remaja Menjaga Hawa Nafsu

  1. Berikan MPASI Yang Bervariatif

Pada saat anak sudah memasuki usia lebih dari 6 bulan, maka itu artinya si kecil sudah bisa mendapatkan makanan pendamping ASI. Untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh, Anda dapat memberikan makanan pendamping dengan menu yang bervariatif.

Kombinasi daging, sayur serta buah-buahan pada menu harian si kecil. Akan mampu memenuhi nutrisi harian yang dibutuhkan. Hal ini tentu sekaligus sangat efektif untuk mencegah bayi dari resiko terkena stunting.

  1. Pantau Tumbuh Kembang Si Kecil

Jangan lupa untuk memonitor tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah dengan rutin menimbang dan mengukur tinggi badan si kecil secara teratur. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui tumbuh kembang si buah hati sekaligus memonitor status kesehatan dan juga kelengkapan nutrisinya.

Baca juga : Jangan Miliki 4 Sifat Ini Karena Dilarang Dalam Islam

  1. Jaga Kebersihan Tubuh Dan Lingkungan

Tips yang terakhir untuk mencegah timbulnya resiko stunting pada anak-anak adalah dengan menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan ini dapat mencakup beberapa aspek, baik lingkungan maupun makanan yang dikonsumsi anak.

Dengan menjaga kebersihan maka secara tidak langsung akan mampu mencegah timbulnya berbagai bakteri dan penyakit yang dapat menimbulkan masalah kesehatan. Sehingga si kecil tetap sehat dan tidak mudah sakit.

Jika si kecil tidak mudah sakit maka tumbuh kembangnya akan optimal, sekaligus mencegahnya dari resiko terkena stunting. Meskipun tidak dapat diobati, namun stunting ternyata dapat dicegah sejak dini.

Jadi, pantau terus tumbuh kembang si buah hati ya?

Baca juga : Cara Membuat Wajah Bersih, Sehat Dan Glowing Alami Tanpa Make Up

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.