Jangan Asal Share Berita! Ini Cara Membedakan Berita Hoax Atau Asli

Jangan Asal Share Berita! Ini Cara Membedakan Berita Hoax Atau Asli – Di zaman serba internet seperti sekarang ini, media sosial menjadi tempat untuk membagikan informasi dan berita. Hal ini semakin memudahkan kita mendapatkan informasi dengan cepat dan mudah. Namun sayangnya banyak pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kesempatan dengan membuat dan menyebarkan berita bohong atau hoax. Yang mengkhawatirkan tidak sedikit masyarakat terprovokasi dan ikut menyebarkan.

Berita hoax biasanya sangat provokatif dan kemungkinan dibaliknya terdapat beragam kepentingan, bisa untuk menjatuhkan, mendukung atau bahkan membuat kacau situasi kondisi di tanah air. Akibatnya tidak sedikit kejadian yang membuat situasi bentrok-bentrokan karena termakan berita hoax.

Baca juga : 5 Tips agar rumah nyaman

Sudah sepatutnya kita berpartisipasi mencegah berita hoax dengan tidak langsung mensharenya. Berikut ini kami akan berbagi informasi cara mengetahui apakah sebuah berita asli atau hoax yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

  1. Hati-Hati Dengan Judul Yang Provokatif

Biasanya berita hoax diberi judul yang provokatif dan sensasional yang bisa membuat orang tertarik. Bahkan ada yang isi beritanya diambil dari website media online resmi, tapi ada informasi yang dirubah agar pembaca mengikuti apa yang diinginkan oleh pembuat berita.

Baca juga : 7 Tips Agar Anak Mau Belajar Tanpa Paksaan Dan Tekanan

Jadi jangan termakan oleh judul, cari tahu berita yang serupa dari situs resmi. Lalu bandingkan, apakah intinya sama atau berbeda. Apabila ternyata bertolak belakang maka bisa dipastikan berita tersebut termasuk berita hoax.

  1. Periksa Kebenarannya

Cara mengatasi berita hoax berikutnya adalah mencari tahu kebenaran atau fakta dari berita yang tersebar. Coba periksa sumbernya, apakah sumbernya pelaku ormas, tokoh politik atau narasumber terpercaya lainnya.

  1. Cek Apakah Fotonya Asli Atau Tidak

Biasanya berita hoax menggunakan foto yang diambil dari situs lain yang sudah diedit. Tujuannya agar pembaca terprovokasi dan percaya begitu saja. Untuk memeriksa keaslian foto gunakan google image. Drag foto ke dalam kolom pencarian kemudian lihat hasilnya untuk mengetahui sumber asli foto tersebut.

Baca juga : Cara Membuat Wajah Bersih, Sehat Dan Glowing Alami Tanpa Make Up 

  1. Telusuri Alamat Situs

Semakin banyaknya situs abal-abal yang muncul di internet, mengharuskan pengguna internet untuk lebih jeli. Untuk mengetahui apakah suatu berita hoax atau tidak bisa dengan melihat alamat situs atau URL berita. Pastikan apakah situs/websitenya menggunakan URL yang benar atau tidak dan pastikan juga sumbernya.

  1. Gabung Dengan Grup Antihoax

Sekarang sudah banyak grup antihoax di media sosial dan Anda bisa bergabung dengan salah satunya. Di grup antihoax bisa saling tukar pikiran dan mengetahui berita yang hoax atau tidak.

Cara Melaporkan Berita Hoax

Selain tidak menshare berita hoax, langkah tepat lainnya yang harus dilakukan adalah melaporkannya. Selain berita hoax, Anda bisa juga melaporkan berita atau konten di  media sosial yang isinya ujaran kebencian, radikalisme, SARA atau terorisme.

Caranya sangat mudah, tinggal screen capture dan link URL-nya kemudian kirimkan ke: aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Selain itu, Anda juga bisa melaporkan berita hoax melalui Facebook, caranya: klik sudut kanan atas di postingan lalu pilih “Report Post” tuliskan alasannya kenapa Anda melaporkan berita tersebut. Facebook juga mengeluarkan langkah-langkah untuk menangani masalah maraknya hoax dengan memberikan tanda kepada konten-konten yang dicurigai. Jika sebuah berita diidentifikasi hoax maka terdapat hoax ke tautan artikel dan terdapat penjelasannya.

Baca juga : Pelajari 4 Hal Yang Membuat Bisnis Online Bangkrut

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi berita hoax dengan cerdas. Jangan mudah terprovokasi dan ngeshare berita di media sosial mari kita bijak menghadapi berita hoax.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.