Langkah Tepat Jika Mengetahui Terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Langkah Tepat Jika Mengetahui Terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi permasalahan yang terus terjadi. Berbagai cara dan sosialisasi yang dilakukan oleh berbagai pihak dilakukan untuk mengurangi kasus ini. Namun, kenyataannya masih banyak mengetahui atau saksi KDRT yang tidak berani untuk melaporkannya. Hal ini disebabkan karena masih banyak orang yang beranggapan masalah di dalam rumah tangga merupakan masalah privasi.

kekerasan rumah tangga

Lalu apa yang harus dilakukan jika mengetahui orang terdekat, misalnya saudara, teman baik atau siapapun yang Anda sayangi dan peduli menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga? Jika mengalami kondisi ini tidak cukup hanya menunjukkan sikap peduli atau membantunya keluar dari masalah KDRT, Anda juga tidak bisa sembarangan mengambil langkah harus hati-hati bertindak agar korban tidak mengalami kekerasan berlapis dari pelaku. Atau jangan sampai malah Anda sendiri menjadi korban kekerasan dari pelaku.

Baca juga : Sejumlah Cara Terlarang Dalam Pengembagan Harta

Dorongan kuat untuk membantu harus dibarengi dengan langkah dan cara yang tepat. Berikut ini kami akan memberikan informasi sejumlah cara tepat jika Anda mengetahui telah terjadi KDRT terhadap sahabat, teman, sahabat atau orang yang  Anda pedulikan.

  1. Edukasi Diri

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengedukasi diri dengan mempelajari dan mencari berbagai informasi seputar KDRT. Cari lembaga, organisasi ataupun komunitas yang dapat memberikan pengetahuan yang tepat. Dengan adanya jaringan ini, Anda bisa mencari tahu cara tepat menangani KDRT. Jika tidak dibarengi dengan pengetahuan yang tepat, dikhawatirkan akan salah jalan yang justru malah merugikan dan membahayakan korban (orang yang ingin Anda tolong).

  1. Melakukan Pendekatan Tepat

Lakukan pendekatan yang tepat dengan orang yang menjadi korban. Biasanya korban kekerasan psikis tidak merasa dirinya menjadi korban. Misalnya, kontrol suami yang terlalu berlebihan dianggap ungkapan cinta. Anda harus melakukan pendekatan yang tepat dan tidak menjadikan masalah baru.

  1. Tidak Menghakimi

Niat baik yang dilakukan dengan cara yang tidak/ kurang tepat biasanya tidak akan berbuah hasil yang baik. Contohnya:  Menurut pandangan Anda sikap pelaku masuk ke dalam jenis KDRT, namun belum tentu dalam pandangan korban. Jika terjadi perbedaan perspektif seperti ini, apa yang Anda ungkapkan menjadi terkesan menghakimi atau mengkritik.

Baca juga : Faidah Besar Membaca Ayat Kursi Dengan Istiqomah

Jangan mengeluhkan perilaku pasangannya, sebaiknya tawarkan dulu bantuan dengan menanyakan apa yang bisa Anda bantu atau lakukan? Jika korban tertarik dan nyaman dengan pertanyaan Anda maka ia cenderung akan mengungkapkan perasaannya. Peran Anda adalah mendengarkan bukan mengkritik apalagi menghakimi.

Ajak korban bicara saat ia siap dan ingin melakukannya. Jangan pernah memaksanya. Walaupun terkesan pasif (hanya mendengarkan), ada waktunya Anda memberikan masukan yang tegas mengenai situasi rumah tangganya terutama jika kekerasan yang terjadi sudah mengancam atau membahayakan jiwa.

  1. Berhati-Hati

Ingatkanlah korban bahwa orang yang melakukan kekerasan psikis cenderung akan mengontrol semua tindakannya. Misalnya: beri tahu untuk berhati-hati jika korban mencari informasi melalui internet mengenai KDRT atau memberi tahu kepada orang lain menggunakan pesan singkat, telepon atau Whatsapp karena pelaku cenderung memantau korban.

Baca juga : Cara Mendidik Anak Di Zaman Digital Yang Perlu Orang Tua Pahami

Ingatkan korban untuk berhati-hati, carilah tempat umum atau mengunjungi teman yang bisa dipercaya untuk mencari informasi yang dibutuhkan atau menghubungi pihak berwajib.

Jika korban memutuskan untuk pergi meninggalkan pasangan, bantulah mencarikan tempat atau rumah singgah yang aman, apalagi jika membawa anak. Perhatian dan dukungan Anda dapat membantu memberikan pengaruh besar bagi korban.Namun perlu pendekatan tepat dan bertindak hati-hati demi keselamatan korban dan Anda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.