Siapa Saja Yang Menjadi Penghuni Surga?

Siapa Saja Yang Menjadi Penghuni Surga? – Surga adalah balasan terbaik yang diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya yang beriman. Surga pun layak menjadi harapan dan tujuan utama bagi semua umat muslim. Setiap muslim pun dianjurkan untuk mengharap dan rindu akan balasan surga ini. Tidak hanya bermakna mengharap tanpa adanya usaha untuk mencapainya dengan keseriusan.

Surga pun diberikan kepada beberapa golongan di bawah ini.

Baca juga : Ciri-Ciri Orang Yang Pasti Sukses Berbisnis Online

Para Nabi

Sudah sangat jelas, bahwa surga diperuntukan untuk para Nabi. Karena mereka semua adalah penyebar tauhid dengan tugas yang sangat besar. Namun, di dalam surat An Nisa ayat 69, disebutkan bahwa penghuni surga selain para Nabi adalah juga orang-orang yang jujur atau shiddiqin, syuhada yaitu orang yang mati syahid di jalan Allah dan juga orang-orang yang shalih.

Orang Yang Berbuat Kebaikan

Kebaikan pun bisa menghantarkan manusia kepada surga sebagai balasan dari Allah. Kebaikan ini tentu saja bentuknya sudah ditentukan oleh syariat Islam, mana saja yang dianggap sebagai bentuk kebaikan dan mana saja yang tidak. Dalam surat Al Mutafifin ayat 22 dan Surat Al Insan ayat 5, disebutkan bahwa orang-orang yang berbuat baik, balasan bagi mereka adalah kenikmatan yang besar yaitu surga.

Baca juga : Lakukan Amalan Ini Kepada Saudara Sesama Muslim, Allah Pun Akan Mencintai Anda

Dalam melakukan kebaikan ini, haruslah diselaraskan dengan syariat yang menyeru pada kebaikan tersebut. Jika memang kebaikan yang dilakukan disebutkan pada dalil syara’ maka kebaikan tersebut memang layak dilakukan. Namun sebaliknya, kebaikan yang tak disebutkan dalam dalil syara’, kebaikan itu bisa jadi tidak bernilai di mata Allah SWT walaupun membawa kebaikan.

Hal terpenting lain saat melakukan kebaikan bagi seluruh Muslim adalah adanya perasaan ikhlas. Ikhlas adalah perasaan hanya mengharap balasan dan ridho dari Allah SWT tanpa mengharapkan balasan atau pujian dari orang lain. Dengan ikhlas ini, kebaikan yang dilakukan akan memberikan nilai di sisi Allah SWT dan juga berpengaruh pada diterimanya balasan surga kelak.

Baca juga : Bersegera Melaksanakan Syariat

Assabiqunal Awwalin

Golongan ini merupakan golongan yang pertama kali masuk Islam. Hal ini disebutkan pada surat Al Waqiah ayat 10 sampai 12 di mana disebutkan bahwa golongan manusia yang pertama kali masuk Islam adalah golongan yang paling dulu masuk surga. Mereka termasuk golongan yang didekatkan kepada Allah dan diberikan balasan kenikmatan yaitu surga.

Golongan ini merupakan golongan kaum muhajirin yang pertama kali masuk Islam dari kalangan sahabat. Bahkan, Rasul Saw pernah menyebutkan bahwa ada beberapa orang dari golongan para sahabat yang sudah dikabarkan akan masuk surga. Sebagian dari mereka bahkan disebutkan masuk surga tanpa hisab.

Baca juga : Jangan Asal Share Berita! Ini Cara Membedakan Berita Hoax Atau Asli 

Ashabul Yamin

Golongan ini adalah orang-orang yang menerima buku catatan amal dari sebelah kanan. Kelak, setiap manusia akan menerima buku catatan amal. Buku catatan amal ini memperlihatkan segala bentuk perbuatan yang telah dilakukan manusia selama di dunia.

Kelak, manusia terbagi menjadi dua golongan, yaitu penerima buku dari sebelah kanan dan sebelah kiri. Kumpulan manusia yang menerima buku catatan amalnya dari sebelah kanan inilah yang disebut dengan golongan ashabul yamin. Mereka adalah umat manusia yang banyak melakukan amal kebaikan sehingga diberikan balasan oleh Allah dengan surga.

Baca juga : Dua Wanita Mulia Dalam Surat At Tahrim

Selain beberapa golongan manusia di atas yang menjadi penghuni surga, ayat-ayat Al quran juga menyebutkan golongan lain yang dikabarkan akan diberikan balasan berupa surga, mereka adalah mushinin, shobirin, orang yang beriman dan beramal sholih, orang-orang yang bertaubat, orang-orang yang bertakwa dan juga orang-orang yang selalu takut kepada Allah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.