Urutan Penciptaan Manusia Berdasarkan Ayat Al Quran

Urutan Penciptaan Manusia Berdasarkan Ayat Al Quran  – Al Quran sebagai pedoman kehidupan manusia mengandung banyak hal. Isi yang pertama adalah kandungan cerita atau kisah mengenai peristiwa yang ada di masa lampau. Semua kisah ini memiliki makna untuk diambil hikmah atau pelajaran bagi manusia saat ini. Selain itu, juga berisi syariat atau aturan yang harus diterapkan manusia dalam kehidupannya.

Mengenai penciptaan manusia, Al Quran juga memberikan kabar atau berita mengenai hal ini. Bahkan Al Quran memberikan runtutan yang amat spesifik dan rinci mengenai hal ini di beberapa ayat yang ada di dalam Al Quran. Berikut ini adalah penjelasannya.

Baca juga : Ayah, Jagalah Keluargamu Dari Api Neraka! 

At Thariq Ayat 6 Dan 7

Dua ayat ini menjelaskan bahwa asal mula manusia adalah air mani atau sperma yang terpancar dari seorang laki-laki. Bahkan, menurut penelitian, sperma yang dikeluarkan oleh seorang laki-laki adalah sekitar 500 juta. Sejumlah besar sperma ini akan berusaha untuk menuju tempat beradanya sel telur wanita guna melakukan pembuahan untuk sampai membentuk janin. Setelah satu sel sperma berhasil membuahi sel telur, semua sel sperma lainnya akan mati. Hal ini bertujuan agar sel sperma lain tidak lagi tetap berusaha untuk membuahi sel telur.

Abasa Ayat 19

Dalam ayat ini, Allah SWT telah menjelaskan bahwa Allah-lah yang menciptakan manusia dari sesuatu yang hina. Setelah itu, Allah kemudian menentukan segala hal tentang bakal manusia tersebut, seperti amal dan ajalnya.

Baca juga : Faidah membaca ayat kursi dengan istiqomah

Al Alaq Ayat 2

Allah SWT memberikan pengkabaran bahwa awal penciptaan manusia adalah dari segumpal darah. Fase ini terjadi setelah fase yang pertama yaitu pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Pada minggu kedua sampai minggu ketiga, janin yang sudah terbentuk dari pertemuan sel sperma dan sel telur ini berbentuk seperti gumpalan darah dan ia akan menempel pada dinding rahim.

Untuk dapat hidup, gumpalan darah ini mengambil makanan dengan menyedot nutrisi atau makanan dari tubuh si wanita. Layaknya lintah yang menempel pada tubuh seseorang dan kemudian ia menyedot darah dari tubuh tersebut untuk mendapatkan makanan.

Baca juga : Mengapa Rasul Hijrah Ke Madinah, Tidak Ke Habasyah? 

Al A’la Ayat 2

Pada ayat ini, disebutkan bahwa Allah-lah Dzat yang menciptakan, kemudian menyempurnakan penciptaan tersebut. Penyempurnaan ini berkaitan dengan pemberian bentuk yang sebaik-baiknya oleh Allah kepada janin tersebut. Ayat ini berkaitan dengan qodar, dimana Allah SWT telah menentukan fisik di janin, rezeki, ajal dan juga amalnya termasuk juga mengenai apakah ada kebahagiaan atau kesedihan.

Pada fase ini, secara biologis dikenal dengan fase segumpal daging. Di fase sebelumnya dimana masih dalam tahapan segumpal darah, pada fase ini sudah terjadi perkembangan yaitu berupa segumpal daging. Selain itu, pada fase ini memang telah diberikan kesempurnaan dalam segala hal. Sehingga janin kemudian akan dapat berkembang dengan sempurna sesuai dengan kadar yang telah ditentukan oleh Allah.

Baca juga : Dua Wanita Mulia Dalam Surat At Tahrim

Inilah beberapa ayat dalam Al Quran yang menerangkan kepada kita tentang bagaimana urutan penciptaan manusia oleh Allah. Semua ayat ini seharusnya semakin menambah keimanan kita kepada Allah SWT dan memperkuat bukti kebenaran Al Quran.

Karena jika diteliti secara ilmiah, perkembangan janin yang ada di dalam rahim seorang wanita memang seperti apa yang telah dijelaskan pada keempat ayat di atas, urutannya sama persis, yaitu air yang memancar, segumpal darah dan segumpal daging.

Sebagai seorang muslim, hal ini semakin menciptakan keimanan yang kuat di hati kita akan Allah SWT dan kuasa-Nya dalam menciptakan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.